Upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus diperkuat. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) membedah potensi pajak dan retribusi dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Dispopar, Selasa (7/4).
Dalam forum strategis tersebut, Bapenda Bontang memaparkan berbagai potensi pajak dan retribusi daerah berbasis data sebagai dasar pengambilan kebijakan. Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop), Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), serta Dinas Perhubungan (Dishub).
Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, menegaskan bahwa sinergi lintas perangkat daerah menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi PAD yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Pendapatan daerah tidak bisa lagi dikelola secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antar-OPD dengan basis data yang sama, agar potensi pajak dan retribusi bisa dipetakan secara akurat dan ditindaklanjuti secara konkret,” tegasnya.
Tim TP2D juga mendorong agar setiap OPD lebih aktif dalam melakukan identifikasi potensi di sektor masing-masing, termasuk memperkuat pengawasan dan pemutakhiran data wajib pajak maupun objek retribusi.
#pajak #pajakdaerah #bapenda #bapendakotabontang #tp2d #p2dd #bontang #kaltim #retribus