BONTANG- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)Kota Bontang terus memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui Pendampingan Penilaian Mandiri Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari kerja, mulai 12 hingga 29 Mei 2026 ini menghadirkan Tim Inspektorat Daerah Kota Bontang yang dipimpin langsung oleh Enik Ruswati beserta jajaran.
Kepala Bapenda Bontang, Natalia Trisnawati menegaskan bahwa pendampingan ini bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan langkah strategis dalam memperkuat budaya kerja yang berintegritas dan profesional.
“SPIP bukan hanya dokumen atau penilaian semata, tetapi bagaimana seluruh proses kerja dijalankan secara tertib, terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Saya harap seluruh bidang dapat bekerja dengan integritas, menjaga kepercayaan publik, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui pendampingan ini, Bapenda Kota Bontang berupaya untuk:
* Mengoptimalkan sistem pengendalian intern guna meminimalisir risiko operasional dan finansial.
* Memperkuat kepatuhan, efektivitas, dan efisiensi dalam pengelolaan pendapatan daerah.
* Menjaga integritas dengan menolak segala bentuk gratifikasi demi terciptanya pelayanan publik yang profesional dan terpercaya.
Pendampingan SPIP Terintegrasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat reformasi birokrasi serta mendorong terciptanya tata kelola keuangan daerah yang semakin modern, dan adaptif.
Terima kasih kepada Tim Inspektorat Daerah Kota Bontang atas sinergi dan pendampingannya. Bersama, kita wujudkan pemerintahan yang profesional, terpercaya, dan berintegritas.