Bapenda Paparkan Hasil Penilaian PBB-P2 PT KIE
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang memaparkan hasil penilaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) PT Kaltim Industrial Estate (KIE), Kamis (10/9).
Pemaparan disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Hadi Nugraha bersama Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah. H. Giri Agung Lubiantoro, di damping timtekni sBapenda. Kegiatan ini turut dihadiri Anwar Sadat, selaku Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum.
PT (KIE) merupakan anak perusahaan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) yang bergerak dalam penyediaan dan pengelolaan kawasan industri. KIE mengelola total lahan seluas 214,085 hektare, yang tersebar di Kawasan Tursina seluas 137,66 hektare, Kawasan Tanjung Harapan 48,67 hektare, dan Kawasan Equator 27,75 hektare.
Seiring perkembangannya, KIE tidak hanya bergerak pada pengelolaan kawasan industri, tetapi juga mengembangkan lima pilar bisnis, yakni Kawasan Industri, Properti, Trading, Beton, dan Konstruksi.
Dengan cakupan lahan dan aktivitas usaha tersebut, penilaian PBB-P2 menjadi bagian penting dalam memastikan setiap objek pajak memiliki data dan nilai yang sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Pemaparan ini menjadi ruang untuk menyamakan data, melihat hasil penilaian secara objektif, sekaligus memastikan proses penetapan PBB-P2 memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi Bapenda, akurasi data bukan sekadar soal angka. Di baliknya ada kepastian, keadilan, dan kontribusi nyata terhadap optimalisasi pendapatan daerah.
#bapendakotabontang #pajakdaerah #pajakbumi #pajakpbb #bontang #kaltim