’Kita harus satu bahasa, satu data, dan satu tujuan.’Pesan itu menjadi penekanan Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, saat memimpin rapat koordinasi di empat bidang (Bidang Sekretariat, Bidang Perencanaan, Pengembangan Dan Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah , Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah, Bidang Pengendalian Dan Evaluasi Pendapatan Daerah), yang berlangsung pada Senin (22/6) di Ruang Rapat Bapenda. Seluruh pekerjaan yang menjadi catatan dan target organisasi diminta segera dituntaskan, mulai dari penyelesaian piutang pajak, evaluasi regulasi, pendataan wajib pajak, optimalisasi potensi PBB, hingga tindak lanjut rekomendasi BPK.
Menurut Natalia Trsinawati, setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat maupun wajib pajak harus didasarkan pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, terlebih di tengah tingginya perhatian publik terhadap sektor-sektor pendapatan daerah.
”Ketika masyarakat maupun wajib pajak membutuhkan informasi, seluruh jajaran Bapenda harus memiliki pemahaman yang sama dan menyampaikan data yang sama,” tegasnya.
Natalia juga mengingatkan agar seluruh program dan kegiatan Bapenda tidak berhenti pada aspek seremonial semata. Setiap kegiatan harus menghasilkan manfaat yang nyata, memperkuat pelayanan, serta mendorong peningkatan pendapatan daerah. "Jangan sampai kegiatan hanya bersifat seremonial. Harus ada kualitas, manfaat, dan dampak yang dirasakan," ungkapnya
Komitmen tersebut menjadi bekal bagi seluruh jajaran Bapenda untuk terus bergerak, menyelesaikan pekerjaan rumah yang ada, dan memastikan setiap langkah yang diambil memberi dampak bagi masyarakat. Karena di balik setiap angka pendapatan daerah, ada kerja lapangan, ketelitian data, dan komitmen bersama untuk terus memberikan yang terbaik bagi Kota Bontang.
#pajak #pajakdaerah #bapenda #bapendakotabontang #bontang #kaltim