BONTANG – Inovasi yang berdampak lahir dari persiapan yang matang. Komitmen itulah yang terus diperkuat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang melalui pendampingan tindak lanjut hasil ekspose penilaian mandiri pemenuhan data Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 bersama Bapperida, Selasa (7/7).
Melalui pendampingan ini, Bapenda memastikan setiap unsur penilaian dipersiapkan secara optimal, mulai dari penguatan regulasi, penyusunan rancang bangun inovasi, kelengkapan dokumen pendukung, hingga pembuktian implementasi di lapangan sebagai cerminan kualitas inovasi yang dibangun.
Lebih dari sekadar memenuhi indikator, Bapenda menempatkan inovasi sebagai budaya kerja yang mendorong lahirnya pelayanan publik yang lebih cepat, lebih mudah, dan lebih responsif. Sebab, inovasi yang bernilai bukan hanya yang memperoleh apresiasi, melainkan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Kota Bontang.
Melalui evaluasi yang menyeluruh, setiap inovasi terus disempurnakan agar tidak hanya memenuhi indikator penilaian, tetapi juga menjadi solusi yang adaptif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan pelayanan publik.
Karena inovasi terbaik bukan hanya yang dinilai baik, tetapi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat