Mematangkan Rencana Kerja Sama Pengelolaan Air Limbah Domestik
Pemerintah Kota Bontang terus mematangkan rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan air limbah domestik bersama PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI). Koordinasi yang berlangsung di ruang rapat Dispopar, Selasa (29/9) di buka langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris dihadiri Kepala Bapenda Natalia Trisnawati bersama tim teknis serta perangkat daerah terkait lainnya.
Pembahasan berfokus pada aspek teknis, regulasi, serta kondisi aktual daerah untuk memastikan kesiapan kerja sama apabila nantinya dijalankan.
Dalam rapat tersebut, Kepala Bapenda turut menyoroti keterkaitan pengelolaan air limbah dengan potensi retribusi. Dengan target penerimaan yang masih relatif minim, aspek biaya operasional perlu diperhitungkan secara cermat agar tidak lebih besar dibandingkan realisasi retribusi yang diperoleh.
Selain itu, pembahasan juga diarahkan untuk memetakan potensi sumber limbah lainnya, tidak hanya dari PT KNI dengan tetap mempertimbangkan kapasitas dan daya tampung pengolahan limbah yang tersedia.
Setiap aspek dihitung dan dipertimbangkan sejak awal—dari potensi, regulasi, kapasitas hingga keekonomian, agar kerja sama yang dibangun benar-benar realistis dan memberi manfaat bagi daerah.
Bontang Berbenah, memastikan setiap kerja sama punya dasar yang kuat dan manfaat yang nyata.