BONTANG- Bapenda Kota Bontang mengikuti kegiatan Refreshment Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Semester I Tahun 2026 Rabu (1/7) secara virtual melalui Zoom. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah serta meningkatkan kesiapan menghadapi evaluasi Indeks ETPD Tahun 2026.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang menyampaikan berbagai arah kebijakan dan strategi penguatan implementasi ETPD di daerah.
Dalam paparannya, para narasumber menekankan bahwa implementasi ETPD tidak lagi berorientasi pada banyaknya aplikasi yang dibangun, melainkan pada nilai tambah yang dirasakan masyarakat, kemudahan layanan, serta dampak fiskal yang dapat diukur. Transformasi digital harus menghadirkan solusi yang benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat dan perangkat daerah, bukan sekadar memenuhi indikator penilaian.
Selain itu, disampaikan pula bahwa Indeks ETPD akan terus disempurnakan melalui penguatan survei partisipasi masyarakat, self-assessment pemerintah daerah, interoperabilitas sistem, serta pengembangan ekosistem digital yang terintegrasi. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bank Pembangunan Daerah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Kementerian Dalam Negeri menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Beberapa isu strategis yang turut menjadi perhatian meliputi integrasi data PBB-P2, NIB, dan NOP, digitalisasi pembayaran retribusi daerah, penguatan layanan pendapatan daerah berbasis SIPD, pemanfaatan aset daerah, hingga pentingnya memasukkan ETPD ke dalam dokumen RPJMD agar implementasinya berjalan secara berkelanjutan dan terarah.
Para narasumber juga menyampaikan bahwa pengisian Indeks ETPD Tahun 2026 akan dimulai pada 27 Juli 2026, sehingga pemerintah daerah diharapkan segera mempersiapkan data dukung dan pemenuhan indikator secara bertahap. Partisipasi aktif pemerintah daerah dalam implementasi ETPD juga menjadi salah satu komponen penting dalam penilaian Championship TP2DD Tahun 2027.
Melalui kegiatan ini, Bapenda Kota Bontang semakin memperkuat komitmen untuk terus berinovasi, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan layanan pendapatan daerah yang semakin digital, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.