Perkuat Sinergi dan Kolaborasi TP2DD, Dorong ETPD untuk Bontang Berbenah
Sebagai tindak lanjut Rakornas dan Rakorpusda P2DD Tahun 2025, Bapenda Kota Bontang bersama TP2DD terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Gebyar Pajak Daerah Tahun 2026 dan FGD TP2DD dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi TP2DD dalam Mendorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah untuk Bontang Berbenah”, Senin (24/8/2026) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.
Kegiatan yang diinisiasi Bapenda Kota Bontang ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, serta dihadiri Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dan Pj. Sekda Bontang, Akhmad Suharto.
FGD menghadirkan Hendro Prasetyo Nugroho, Analis Fungsi Implementasi Sistem Pembayaran KPwBI Provinsi Kaltim, dan Arie Herlambang, Pemimpin Bankaltimtara Cabang Bontang.
KPwBI memberikan apresiasi atas komitmen Bapenda dalam meningkatkan ETPD dan menilai potensi digitalisasi transaksi di Kota Bontang masih sangat besar. Hal ini menjadi peluang untuk terus memperluas transaksi digital dan meningkatkan kualitas layanan pemerintah daerah.
Pada akhir kegiatan, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memberikan arahan agar sinergi dan kolaborasi TP2DD terus diperkuat. Seluruh perangkat daerah diharapkan bergerak bersama, termasuk melalui peningkatan implementasi KKI di seluruh perangkat daerah, sehingga digitalisasi menghasilkan langkah konkret dan manfaat nyata.
Bagi Bapenda Kota Bontang, arahan tersebut menjadi penguatan untuk terus berkolaborasi dengan seluruh perangkat daerah, perbankan, Bank Indonesia, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mempercepat ETPD.
Sinergi memperkuat langkah, kolaborasi mempercepat perubahan, digitalisasi menghadirkan pelayanan yang lebih baik.