BONTANG – Komitmen memperkuat literasi perpajakan di tingkat akar kembali ditunjukkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang melalui kegiatan Bapenda Mengajar yang digelar di Kelurahan Berbas Tengah, Senin (27/4).
Kegiatan ini mendapat respons luar biasa. Seluruh Ketua RT hadir aktif dan tepat waktu, mencerminkan keseriusan dalam mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui forum diskusi yang interaktif, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi serta memperdalam pemahaman terkait pajak dan layanan publik.
“Pendekatan Bapenda Mengajar saat ini lebih terbuka. Tidak hanya fokus pada wajib pajak, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar memahami pentingnya kontribusi terhadap daerah,” ujar Natalia.
Apresiasi pun diberikan Kepala Bapenda atas partisipasi para Ketua RT. Ia menegaskan bahwa peran RT sangat strategis sebagai ujung tombak penyampaian informasi perpajakan kepada masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata komitmen bersama. Ketika Ketua RT hadir aktif dan tepat waktu, maka pesan yang dibawa Bapenda akan sampai lebih cepat dan tepat kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, para Ketua RT dibekali pemahaman teknis terkait PBB-P2, mekanisme pembayaran, hingga pentingnya kepatuhan pajak sebagai fondasi pembangunan daerah.
Selain itu, masyarakat juga dapat langsung memanfaatkan layanan Jebol (Jemput Bola) yang dihadirkan di lokasi, mulai dari pembayaran PBB hingga konsultasi pajak daerah lainnya. Upaya ini sejalan dengan arahan Wali Kota Bontang untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, sekaligus mendorong optimalisasi potensi pajak agar kembali maksimal ke kas daerah.