Kaban Tegaskan Penguatan Sistem Digital Pajak Daerah melalui Evaluasi SIMPATDA dan SISMIOP
BONTANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang terus melakukan langkah strategis dalam memperkuat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui evaluasi dan percepatan pengembangan aplikasi SIMPATDA dan SISMIOP.
Aplikasi SIMPATDA sebagai sistem pengelolaan pajak daerah non-PBB dan non-BPHTB menjadi fokus utama penyempurnaan, khususnya pada dashboard realisasi, format laporan, integrasi data, serta optimalisasi perhitungan denda dan sinkronisasi host to host dengan Bank Kaltimtara.
Kepala Bapenda Kota Bontang Natalia Trisnawati menegaskan bahwa sistem digital harus mampu memberikan data yang akurat, cepat, dan transparan. “Digitalisasi ini bukan hanya soal aplikasi berjalan, tetapi bagaimana sistem tersebut mendukung pengambilan keputusan dan optimalisasi PAD secara maksimal,” tegasnya dalam Rapat Koordiansi yang berlangsung pada Senin (23/02) di ruang Rapat Bapenda.
Selain SIMPATDA, evaluasi juga dilakukan terhadap aplikasi SISMIOP PBB, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Muhammad Syaifullah,menambahkan bahwa koordinasi teknis dengan penyedia aplikasi menjadi kunci percepatan penyelesaian. “Kami menekankan agar seluruh kekurangan yang telah diinventarisir segera ditindaklanjuti sesuai target waktu. Integrasi data, termasuk dengan peta LIDAR, juga harus dipastikan berjalan baik agar mendukung validitas data objek pajak,” ujarnya.
Melalui evaluasi ini, Bapenda Kota Bontang optimistis sistem pengelolaan pajak daerah akan semakin efektif, transparan, dan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah .
#pajak #pajakdaerah #bapenda #bapendakotabontang #bontang #kaltim